KASUS : BELANJA ONLINE
Suatu group
band beranggotakan 5 orang melaporkan seorang berinisial `M` atas dugaan
melakukan penipuan investasi emas yang menelan kerugian sebesar Rp900 juta.
Hari ini, ‘M’ yang didampingi kuasa hukumnya, MS, mencoba menjelaskan kronologi
investasi itu.
Perkenalan M dan Group Band tersebut berawal pada
tahun 2009. Teman M, berinisial O, yang juga teman dari basist band inisial B,
sering main ke kediaman M. Semenjak itu, B sering melihat kegiatan M bermain
investasi emas online, dan mulai menunjukkan ketertarikannya. "M
ini, dulu punya teman perempuan berinisial O, mereka berdua tinggal serumah. O
ini yang merupakan temannya B" kata MS saat ditemui di gedung Palma One,
Kuningan, Jakarta Selatan. "Dia (B) sering main ke rumah, saya kasih
tahu cara mainnya," jelas M.
Dari awal ketertarikanya itu, B mulai mencoba, dan
ikut bergabung. Rp5 juta menjadi uang pertama yang diberikan B pada
M. "Kemudian B menyerahkan uang Rp5 juta," jelas MS. Namun,
belakangan, bukan hanya B yang terlibat, Para personil yang lain juga ikut
terlibat. I vokalis Band itu, menurut M dan MS, baru dua kali menyerahkan uang
sebesar Rp30 juta. "Lama-lama ini menarik rekannya di grup band itu,
terakhir I. Nah, I ini baru dua kali menyerahkan uang, masing-masing Rp30 juta.
Jadi waktu itu emas naik, dia dapat untung, tapi dia diam-diam saja. Pas
sekarang lagi rugi, ya dia baru keluar," tutup MS.
ANALISIS :
Maka dari itu dihimbau bagi masyarakat yang
berminat dengan bisnis investasi di dunia maya harus lebih berhati-hati karena
bisnis online tertentu bisa dikategorikan penipuan. Kata Yusril, sebagai bisnis
yang memberi peluang menguntungkan bagi member, tentu banyak menarik minat
masyarakat yang memulainya dengan hanya mencoba, selanjutnya menjadi investment
oriented.
bagi yang ingin mencoba untuk memulainya
alangkah baiknya untuk lebih berhati-hati sebelum memutuskan untuk begabung
disalah satu bisnis yang akan kita jalani seperti pepatah “Teliti Sebelum
Membeli”.hal ini perlu kita lakukan agar kita jangan mudah terbuai dengan iming
iming surgawi yang menyesatkan,yang mengakibatkan investasi kita hilang tanpa
menhasilkan sesuatu yang kita harapkan. banyak banget para pebisnis pemula yang
sudah tertipu oleh banyak iming2 di internet. banyak juga orang yang mengatakan
bisnis internet itu hanyalah tipuan, itu juga salah. maka dari itu sebaiknya
anda dan kita semua selalu hati-hati sebelum bertindak.
KESIMPULAN :
Sebelum belanja, ada baiknya anda tanya mbah google
mengenai reputasi sebuah online shop yang anda incar produknya. Jika menemukan
jawaban bahwa Olshop tersebut menipu, maka langsung batalkan niat anda, namun
jika ada testimoni yang sedikit kurang mengenakan, anda masi boleh
pertimbangkan untuk belanja OlShop tersebut.
1. Belanja via Onlineshop Web
Perhatikan arus produk mereka,
lihat tanggal/bulan terakhir postingan mereka mengeluarkan produk terakhir.
Jika teratur tiap bulan, maka bisa diartikan bahwa olshop tersebut memang aktif
karena aliran produksi lancar. Lebih bagus kalau ada alamat facebook anda bisa
langsung search nama olshop tersebut via facebook.
2. Belanja via Onlineshop
Facebook
Perhatikan wall atau timeline
dari Olshop yang anda incar produknya. Jika ratusan orang sudah like dengan
shop ini dan wall/time line olshop tersebut ramai akan pertanyaan, testimoni
maupun postingan produk terbaru, maka bisa dipastikan shop ini memiliki
reputasi yang baik dikalangan costumernya, dan anda silahkan berbelanja disitu.
3. Belanja via Onlineshop Grup
Blackberry
Belanja
di grup BB kebanyakan menggunakan sistem dropship atau, jadi pemilik grup BB
tidak memegang barangnya langsung, mereka membeli juga kepada distributor.
Untuk itu yang harus anda lakukan adalah membooking dahulu produk yang anda
inginkan, penjual mengecek ketersediaan barang, jika ada maka bisa lanjut ke
tahap pembayaran.
Kasus ini di Posting Oleh : ENDANG PURNAMASARI (12127519)

No comments:
Post a Comment